Connect with us

Otomotif

Mengenal Crankcase Sepeda Motor yang Penting Pada Mesin

Published

on

Mengenal Crankcase Sepeda Motor yang Penting Pada Mesin

Mengenal komponen crankcase sepeda motor ternyata memiliki bagian penting yang wajib berada pada kendaraan Anda, karena berguna sebagai pelindung cadang lainnya.

Tapi sebenarnya tergolong sebagai komponen yang tidak terlalu banyak dikenali. Untuk Anda yang mengendarai motor, disarankan memahami dan mengenalinya lebih jauh. Termasuk berkenalan dengan bagian utama hingga tips menggantinya.

Mengenal Crankcase Sepeda Motor yang Penting Pada Mesin

Bagian crankcase sepeda motor memiliki manfaat penting untuk mesin karena melindungi sparepart. Jika ingin mengganti harus sesuai dengan standar.

Crankcase banyak dikenal sebagai bak mesin, bak engkol atau carter. Sebenarnya dikenali sebagai wadah minyak pelumas pada kendaraan roda dua. Konstruksi pada crankcase terdiri dari bagian bagian dengan baut tanam.

Supaya crankcase sepeda motor tidak bocor, terpasanglah gasket atau paking. Fungsinya penting karena akan dipasang berbagai bagian dalam mesin. Anda dapat menemukan crankshaft, kick starter, transmisi dan gear shaft.

Sementara itu, pada bagian bawahnya dilengkapi lubang pengeluaran minyak pelumas. Penutupnya baut tap yang kuat sehingga tidak mudah terlepas. Pada bak mesin sebenarnya dibedakan fungsinya berdasarkan dengan letaknya.

Misalnya left crank case, posisinya berdekatan dengan pedal transmisi. Pada bagian inilah dapat menemukan komponen oil pump. Ada juga right crank case dengan posisi dengan pedal rem pada bagian kanan.

Anda juga dapat menemukan left cover crankcase dan right cover crankcase. Untuk left cover sesuai namanya berposisi pada bagian kiri. Anda bisa menemukan generator atau magnet beserta spull atau rotor.

Sedangkan right cover crankcase sepeda motor letaknya sebelah kanan. Jika melepasnya, Anda bisa menemukan bagian clutch atau kopling. Bagian clutch terdiri dari dua jenis yaitu clutch primer dan clutch sekunder.

Kedua jenis clutch tentu memiliki manfaat atau fungsi khususnya pada sistem pemindah bagian. Setiap model kendaraan roda dua menggunakan tipe berbeda tergantung mesinnya. Kemudian bisa memberikan manfaat tepat pada motor.

Bagian Utama Dalam Crankcase Motor atau Bak Mesin

Bak engkol digunakan sebagai rumah bagian dalam dan terdiri dari berbagai komponen penting. Proses pembuatannya dengan pengecoran logam dari bahan die casting. Berikut berbagai komponen dalam crankcase sepeda motor:

  1. Generator, digunakan sebagai alternator mesin. Manfaatnya menjadi pembangkit daya tenaga listrik untuk motor Anda. Spull akan menghasilkan daya listrik bertegangan arus bolak balik dan diteruskan lewat kiprok sehingga searah.
  2. Poros engkol atau crankshaft, berguna sebagai pengubah gerak translasi atau vertikal horizontal menjadi gerak putar. Lalu diteruskan menuju sistem transmisi. Lalu dipakai roda gila atau flywheel sehingga motor bergerak.
  3. Kopling, berguna sebagai sistem transmisi agar pemindah tenaga mesin ke roda motor. Selain itu membantu putaran mesin serta meningkatkan kinerja transmisi. Bahkan menjadi penghubung dan pemutus putaran mesin ke transmisi.
  4. Gigi transmisi, komponen crankcase sepeda motor ini berguna mengatur kecepatan dan momentum putar. Motor membutuhkannya tergantung tingkat atau daya efisiensi kerja. Kecepatan optimal kendaraan dapat dimaksimalkan.
  5. Pompa oli atau oil pump, berguna sebagai penghisap oli bak penampungan. Selain itu memberi tekanan oli sehingga bergerak serta bersirkulasi pada semua bagiannya. Proses pelumasan serta pendinginan komponen akan terbantu.
  6. Bantalan peluru, berfungsi mengurangi gerakan gesek poros dan roda. Gesekan bisa memperlambat maupun mengurangi kecepatan beserta daya putar. Artinya harus dilambatkan agar daya putar dan kinerjanya menjadi optimal.
  7. Oli pelumas, tertampung pada wadah atau tempat khusus. Penampung akan memudahkan pemberian terkanan untuk oli sehingga bersirkulasi dengan baik. Setiap komponen akan mendapatkan pelumasan oli dengan maksimal.

Tips Pergantian Crankcase Sesuai Syarat Bengkel Resmi

Pergantian crankcase sepeda motor sering dilakukan karena mengalami pecah karena kecelakaan. Tapi sebenarnya tidak diperbolehkan mengganti sembarangan. Anda tetap diwajibkan melakukan pergantian crankcase dengan cara aman.

Khususnya jika patah atau pecah terjadi pada bak engkol bagian kirinya. Tentu dilengkapi dengan nomor mesin motor. Inilah alasannya dibutuhkan syarat khusus sehingga Anda bisa membeli dan memasang yang baru.

Anda disarankan datang langsung menuju bengkel resmi pabrikan motor. Selain itu perlu membawa fotocopy KTP sesuai dengan STNK. Ternyata baik STNK harus masih hidup dan perlu menunjukkan BPKB saat pemesanan.

Persyaratan tersebut kemudian akan dikirimkan langsung oleh bengkel menuju pabrik. Proses percetakan nomor mesin baru bisa dilakukan setelahnya. Nantinya bak mesin lama yang sudah mengalami kerusakan akan dihancurkan pabrik.

Tujuan menghancurkan crankcase sepeda motor yaitu agar tidak disalahgunakan nomor mesinnya. Nomor mesin yang ditambahkan pada crankcase baru sama dengan lamanya. Artinya tidak ditemukan perubahan identitas pada motor Anda.

Sebelumnya perlu Anda ketahui jika proses cetak nomor mesin mungkin membutuhkan waktu lama. Tidak heran jika bak mesin digolongkan sebagai suku cadang slow moving. Tentu membutuhkan inden sehingga perlu bersabar.

Umumnya saat melakukan pergantian harus menunggu paling cepat 1 bulan. Biasanya kecepatan pergantian tergantung kondisi maupun stok pabrik. Jika ingin menggantinya, Anda diwajibkan membayar 50% agar bisa diproses.

Karena tidak bisa dilakukan sembarangan pihak, perlu memastikan menuju bengkel resmi. Kualitas bahan dipastikan terpercaya serta bisa dipasangkan sekaligus. Jadi, dapat meminimalisir kerusakan pada crankcase sepeda motor Anda.

Continue Reading

Otomotif

8 Penyebab Suara Berisik dari Kap Mesin Mobil dan Solusinya

Published

on

8 Penyebab Suara Berisik dari Kap Mesin Mobil dan Solusinya

Penyebab suara berisik dari kap mesin mobil sering kali menjadi pertanyaan banyak pengemudi ketika tiba-tiba terdengar bunyi aneh saat kendaraan dijalankan. Meskipun terdengar sepele, suara berisik dari kap mesin bisa menandakan adanya masalah pada beberapa komponen penting kendaraan.

Jika dibiarkan, kerusakan bisa semakin parah dan berdampak pada performa mesin, bahkan keselamatan Anda saat berkendara. Supaya tidak terjadi hal yang tak diinginkan, yuk cek apa saja penyebab suara berisik dari kap mesin mobil di bawah ini.

Beberapa Penyebab Suara Berisik dari Kap Mesin Mobil

Pastikan Anda mengetahui apa saja penyebab suara berisik dari kap mesin mobil demi keamanan saat sedang berkendara. Yuk, langsung saja cek selengkapnya disini!

Berikut penyebab suara berisik dari kap mesin mobil yang harus Anda waspadai, yaitu:

1. Fan Belt atau Sabuk Serpentine yang Kendur

Salah satu penyebab suara berisik dari kap mesin mobil paling umum adalah fan belt atau sabuk serpentine yang kendor atau aus. Komponen ini berfungsi menggerakkan berbagai sistem seperti alternator, pompa air, dan AC.

Ketika fan belt mulai aus, biasanya akan terdengar suara melengking atau mencicit terutama saat mobil baru dinyalakan atau ketika Anda menyalakan AC. Kondisi ini disebabkan karena sabuk tidak mencengkram pulley dengan baik akibat permukaannya yang licin atau kendur.

Solusinya, Anda dapat memeriksa kondisi sabuk serpentine secara rutin. Jika sudah tampak retak atau tipis, segera ganti. Untuk pencegahan, lakukan penyetelan ketegangan sabuk secara berkala sesuai rekomendasi pabrikan.

2. Oli Mesin yang Sudah Kotor atau Kurang

Oli Mesin berfungsi melumasi seluruh komponen mesin agar tidak terjadi gesekan berlebihan. Namun, ketika volume oli berkurang atau kualitasnya menurun karena jarang diganti, mesin akan bekerja lebih keras dan menghasilkan suara kasar seperti ketukan halus atau gemeretak.

Bunyi ini biasanya muncul dari dalam blok mesin dan akan semakin terdengar ketika RPM meningkat. Jika dibiarkan, gesekan antar komponen logam bisa menyebabkan keausan serius bahkan kerusakan permanen pada piston atau crankshaft.

Untuk menghindari hal ini, Anda sebaiknya rutin memeriksa volume oli setiap 1.000 km dan menggantinya sesuai jadwal servis, biasanya setiap 5.000–10.000 km tergantung jenis oli dan kondisi pemakaian mobil.

3. Baut atau Komponen Longgar di Sekitar Mesin

Suara berisik dari kap mesin juga bisa disebabkan oleh komponen yang longgar, seperti baut penahan mesin, bracket alternator, atau dudukan knalpot bagian depan. Biasanya, bunyi yang dihasilkan berupa getaran logam atau ketukan ringan yang terdengar lebih jelas saat mobil melewati jalan bergelombang.

Meski terlihat sederhana, baut longgar bisa menjadi sumber gangguan yang serius. Getaran yang dibiarkan terus-menerus bisa membuat bagian lain ikut kendur, bahkan merusak dudukan mesin.

Sebaiknya, lakukan pengecekan visual di bengkel setiap kali melakukan servis rutin. Pastikan semua baut terpasang rapat dan tidak ada komponen yang bergeser dari posisi semula.

4. Masalah pada Bearing atau Pulley

Bearing dan pulley adalah bagian penting yang berfungsi membantu putaran sabuk di dalam mesin. Ketika salah satu bearing mulai aus, Anda akan mendengar suara berdengung atau mengerik yang konstan, bahkan ketika mobil dalam posisi diam dengan mesin menyala.

Kerusakan ini bisa terjadi karena pelumasan bearing yang kurang atau karena usia pemakaian yang sudah lama. Jika dibiarkan, bearing bisa macet dan mengganggu kinerja sistem seperti alternator atau pompa air.

Langkah terbaik adalah melakukan pemeriksaan di bengkel untuk memastikan sumber bunyi berasal dari pulley atau bearing tertentu. Biasanya mekanik akan memutar komponen secara manual untuk mendeteksi kelonggaran atau kekasaran putaran.

5. Sistem Knalpot Bocor

Bunyi berisik yang terdengar seperti desisan atau ledakan kecil bisa jadi berasal dari sistem knalpot yang bocor, terutama di area manifold atau sambungan pipa dekat mesin. Knalpot yang bocor bukan hanya menimbulkan suara mengganggu, tetapi juga bisa mengurangi performa mesin karena tekanan gas buang menjadi tidak stabil.

Kebocoran ini biasanya terjadi akibat karat, benturan, atau gasket yang rusak. Jika Anda mencium bau gas buang di dalam kabin atau mendengar suara kasar dari bawah kap mesin, segera bawa ke bengkel untuk diperiksa.

6. Injector dan Sistem Bahan Bakar Kotor

Penyebab suara berisik dari kap mesin mobil selanjutnya adalah injector dan sistem bahan bakar kotor. Hal ini disebabkan karena suplai bahan bakar yang tidak stabil, sehingga pembakaran di ruang mesin menjadi tidak sempurna.

Masalah ini biasanya muncul pada mobil yang jarang dibersihkan sistem bahan bakarnya atau sering menggunakan bahan bakar berkualitas rendah. Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan cairan pembersih injektor atau melakukan servis injektor di bengkel resmi agar aliran bahan bakar kembali normal.

7. Timing Chain atau Tensioner Bermasalah

Jika suara yang terdengar berupa ketukan keras dari bagian dalam mesin, bisa jadi penyebabnya adalah timing chain atau tensioner yang aus. Komponen ini mengatur sinkronisasi antara putaran camshaft dan crankshaft.

Ketika tensioner melemah, rantai menjadi longgar dan menghasilkan bunyi logam saling berbenturan. Ini termasuk masalah serius yang memerlukan penanganan cepat, karena jika timing chain putus, bisa menyebabkan kerusakan fatal pada mesin.

8. Alternator atau Komponen Elektrik Lain yang Bermasalah

Alternator yang mulai rusak juga dapat menimbulkan suara mendengung tinggi dari area depan mesin. Biasanya suara ini muncul karena bearing alternator aus atau rotor di dalamnya tidak lagi berputar dengan sempurna.

Selain suara, tanda lain dari alternator bermasalah adalah lampu indikator aki yang menyala di dashboard atau tegangan listrik tidak stabil. Jangan menunda pemeriksaan karena jika alternator benar-benar mati, mobil bisa kehilangan daya listrik saat berkendara.

Itulah beberapa penyebab suara berisik dari kap mesin mobil yang bisa Anda tahu. Ingat, suara berisik dari kap mesin mobil tidak boleh dianggap sepele, karena bisa menjadi tanda awal adanya kerusakan pada sistem mekanis atau elektrik kendaraan Anda.

Continue Reading

Otomotif

Mengenal Viskositas Oli Mesin dan Bagaimana Cara Membacanya

Published

on

Mengenal Viskositas Oli Mesin dan Bagaimana Cara Membacanya

Jangan mengaku sebagai pecinta otomotif apabila Anda tidak memahami mengenai viskositas oli mesin. Istilah tersebut berkaitan dengan kekentalan dan kemampuan oli dalam mengalir serta berpengaruh pada kondisi operasional kendaraan.

Mungkin beberapa orang masih awam dengan istilah ini. Padahal pengaruhnya terhadap kendaraan sangatlah besar. Sehingga jika Anda memiliki kendaraan di rumah yang harus dirawat, sebaiknya pahami mengenai hal ini.

Mengenal Pengertian Viskositas Oli Mesin

Jangan mengaku sebagai pecinta otomotif apabila Anda tidak memahami mengenai pentingnya viskositas oli mesin karena pemilihannya tidak bisa asal

Pada dasarnya, Anda dapat menafsirkan istilah tersebut sebagai nilai kekentalan oli berdasarkan angka. Tidak perlu bingung karena seharusnya di setiap kemasan pasti akan ditemui angka-angka tersebut untuk menerangkan tingkat kekentalannya.

Angkanya pun nanti akan bervariatif sehingga memiliki arti masing-masing. Misalnya saja seperti semakin besar angkanya maka akan semakin tinggi juga tingkat kekentalannya. Selain itu oli sendiri merupakan cairan pelumas mesin.

Pelumas mesin dibutuhkan agar mesin tidak mudah berkarat serta menjaga suhunya. Biasanya setiap mobil akan disarankan menggunakan standar Viskositas tertentu. Sehingga beberapa kendaraan memang tidak bisa asal dalam memilih olinya.

Penggunaan viskositas oli mesin yang tepat akan membuat performa kendaraan Anda menjadi lebih terjaga. Berbeda jika asal-asalan dalam memilihnya, meskipun tidak terlihat dampaknya dalam jangka pendek, tetapi efek jangka panjang akan datang.

Oleh karena itu, memang penting memahami otomotif sampai ke detailnya bagi para pemilik kendaraan. Karena tentu saja siapapun ingin mobil atau motor kesayangannya awet tanpa mengalami kendala jangka pendek maupun jangka panjang.

Tetapi tahukah Anda bahwa kekentalan pada oli mesin juga terbagi menjadi dua jenis. Berikut ini adalah jenis kekentalannya :

1. Kekentalan Dinamis

Sesuai dengan namanya, oli mesin jenis ini viskositasnya dapat berubah-ubah atau dinamis. Nama lainnya adalah multi grade karena nilainya bisa berbeda tergantung pada suhunya baik rendah atau tinggi.

2. Kekentalan Tetap

Sedangkan jenis lainnya adalah yang tetap nilainya karena bertahan baik pada suhu tinggi maupun suhu rendah. Untuk jenis single grade seperti ini biasanya dapat Anda temukan dalam transmisi mobil.

Cara Membaca Arti Kode Viskositas Oli Mesin

Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa akan ada angka atau kode pada setiap kemasannya yang menjelaskan kekentalan. Tetapi setiap huruf dan angka memiliki arti tersendiri seperti penjelasan di bawah ini :

1. Kode API

API merupakan singkatan dari American Petroleum Institute yang memiliki tugas untuk menentukan kualitas oli. API menggunakan 2 huruf tambahan di belakang kodenya seperti CH atau SN. Dua huruf itu juga menunjukkan atau memiliki arti.

Huruf pertama merupakan jenis kendaraannya. Sebagai contoh, kendaraan bahan bakar bensin maka olinya berkode S. Adapun jika kendaraannya memakai mesin diesel maka kode huruf pertamanya C.

Huruf kedua menunjukkan kualitas olinya, dimana jika semakin dekat huruf Z maka semakin bagus kualitasnya. Jadi jika melihat kode SN maka lebih bagus daripada kode SJ. Oleh karena itu mobil terbaru sebaiknya memakai kode huruf kedua paling mendekati Z.

2. Kode JASO

Kode viskositas oli mesin berikutnya adalah JASO atau Japanese Automotive Standard Association. Sesuai namanya, lembaga ini berasal dari Jepang serta dikhususkan untuk motor. Kode dari JASO juga memaki dua huruf, yaitu MA dan MB.

MB diperuntukan bagi motor matic serta skutik kopling kering. Daya gesek kode MB lebih rendah jika dibandingkan dengan MA. MA sendiri diperuntukan bagi motor berkopling basah seperti motor bebek dan motor sport.

3. Kode SAE

Dan terakhir ada SAE atau Society of Automotive Engineer, yaitu asosiasi yang mengatur standar internasional terkait viskositas oli mesin. Biasanya SAE ditulis memakai huruf dan angka seperti SAE 10W-40, SAE 5W-30.

Adapun misalnya 20W adalah petunjuk viskositas pada saat suhu dingin baik karena udara sekitar atau karena mesin baru menyala. Sementara W sendiri mengindikasikan winter dan semakin kecil angka sebelum W maka semakin encer olinya ketika di suhu dingin.

Di samping itu, dua angka setelah huruf W adalah tanda kekentalannya pada suhu tinggi. Apabila angka di belakang semakin kecil, maka olinya akan semain encer ketika di suhu tinggi. Sehingga terlihat bahwa kode ini juga menunjukkan jenis multi grade.

Tetapi, tersedia juga SAE single grade yang tentunya tidak mengalami banyak perubahan meskipun suhu berubah-ubah. Jenis seperti itu sanga cocok digunakan pada daerah dengan suhu stabil. Misalnya di Indonesia umumnya menggunakan SAE 10W-30 atau 15W-50.

Pentingnya Viskositas Oli pada Mesin

Dari beberapa pembahasan di atas seharusnya Anda sudah dapat melihat bahwa pemilihan viskositas oli mesin merupakan hal penting. Selain itu, terdapat juga pengaruh lain dari kekentalan oli terhadap mesin adalah seperti :

  • Semakin tinggi nilai kekentalannya maka jumlah putaran dan daya semakin berkurang
  • Semakin tinggi viskositasnya gaya tahanan olinya terhadap benda juga semakin besar

Oleh karena itu, pastikan menjaga kondisi mesin kendaraan agar tidak terjadi dampak negatif baik dalam waktu dekat atau jangka panjang. Pilihlah viskositas oli mesin yang tepat sehingga perawatan kendaraannya menjadi terjamin.

Continue Reading

Otomotif

Ketahui Penyebab Asap Hitam Knalpot Mobil dan Cara Mengatasinya

Published

on

Ketahui Penyebab Asap Hitam Knalpot Mobil dan Cara Mengatasinya

Pengendara mobil tentunya harus memahami penyebab asap hitam knalpot mobil dan bagaimana cara menanganinya jika hal tersebut terjadi pada mobil kesayangan Anda.

Mobil mengeluarkan asap berwarna hitam disebabkan beberapa hal yang wajib diketahui oleh penggemar dunia otomotif supaya tidak mengalami masalah serupa. Yuk simak penjelasan kami untuk mengetahui penyebab-penyebab asap hitam mobil.

3 Penyebab Utama Asap Hitam Knalpot Mobil Bermesin Bensin

Penyebab asap hitam knalpot mobil antara lain filter yang kotor dan kerusakan sensor wajib dikenali supaya kendaraan tidak mengalami masalah tersebut.

Knalpot menjadi bagian pada kendaraan untuk membuang sisa hasil pembakaran bahan bakar dan umumnya dilepaskan ke udara bebas. Tidak semua kendaraan roda empat mampu membakar sisa bahan bakar dengan sempurna.

Oleh karena itu pentingnya mengetahui kondisi mesin mobil agar terhindar dari asap hitam knalpot mobil yang dialami oleh beberapa pengguna kendaraan roda empat tersebut. Berikut adalah beragam penyebab dari munculnya asap berwarna hitam pada knalpot mobil.

  • Kerusakan Sensor Oksigen

Sensor oksigen memiliki peran penting dalam mengukur jumlah oksigen pada gas pembuangan sebuah kendaraan. Sensor ini memberikan informasi terhadap sistem mesin untuk menghasilkan proporsi seimbang antara udara dan bahan bakar.

Apabila sensor oksigen mengalami kerusakan, otomatis tidak dapat mengatur jumlah campuran bahan bakar dengan udara sesuai aturan seharusnya. Hal ini membuat pembakaran tidak sempurna dan knalpot mengeluarkan asap berwarna hitam.

  • Filter yang Kotor

Penyebab lainnya ialah dari knalpot mobil mengeluarkan asap hitam dikarenakan filter udara yang sudah kotor. Mengingat filter udara berperan mengalirkan udara untuk bisa tercampur dengan bahan bakar secara tepat.

Filter tidak akan berfungsi optimal karena tersumbat kotoran tertentu menyebabkan asap hitam knalpot mobil. Oleh karena itu, Anda bisa mengecek kondisi filter pembuangan secara berkala agar mobil tetap sehat.

  • Bahan Bakar Tidak Sesuai

Penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai atau berkualitas rendah bisa menyebabkan knalpot kendaraan mengeluarkan asap hitam. Bahan bakar mobil mesin yang tidak berkualitas bisa mengandung senyawa kimia atau kotoran tertentu.

Kandungan senyawa tersebut dapat menghambat proses pembakaran pada kendaraan terutama mobi. Oleh karena itu, pengguna wajib memastikan mobil terisi bahan bakar berkualitas mengikuti anjuran resmi dari pabrikan.

2 Penyebab Mobil Diesel Mengeluarkan Asap Hitam

Asap hitam knalpot mobil diesel juga wajib diperhatikan supaya tidak terjadi pada kendaraan Anda. Berikut adalah 2 penyebab mobil mesin diesel menghasilkan kotoran asap yang memiliki warna gelap daripada biasanya.

  • Sensor MAF Rusak

Sensor Mass Airflow (MAS) berperan penting untuk memastikan jumlah bahan bakar yang tercampur dengan udara sudah proporsional. Apabila sensor MAF bermasalah, tentunya bisa menyebabkan udara dan bahan bakar mengalir berlebihan.

Kondisi tersebut membuat bahan bakar tidak dapat diproses oleh mesin bermobil diesel secara sempurna. Sehingga akan menghasilkan kepulan asap hitam yang keluar dari knalpot kendaraan roda empat mesin diesel.

  • Filter Tersumbat

Mirip seperti mobil bermesin bensin, asap hitam knalpot mobil diesel juga disebabkan oleh filter udara yang tersumbat. Mesin secara normal akan membakar seluruh bahan bakar dan menyisakan air beserta CO2.

Namun, jika bahan bakar tidak diproses hingga habis akan menghasilkan asap hitam. Anda dapat memeriksa secara rutin pada bagian filter udara mobil diesel untuk mengetahui apakah ada sumbatan kotoran.

Cara Mengatasi Mobil Mengeluarkan Asap Hitam

Anda dapat melakukan pengecekan terhadap bagian-bagian di atas pada mobil pribadi untuk mengetahui penyebab utama terjadinya asap hitam knalpot. Jika sudah mengecek dan masalah belum selesai, pastikan mendatangi bengkel terdekat.

Asap hitam knalpot mobil dapat muncul karena penyebab lain yang membuat keadaan kendaraan roda empat semakin parah. Agar tidak mengalami kerusakan lebih parah, kami merekomendasikan untuk mendatangi tempat servis.

Melalui tempat servis mobil terpercaya akan dibantu secara langsung oleh mekanik handal. Nantinya, Anda juga bisa mendapatkan rekomendasi langsung dari pihak profesional supaya tidak terjadi lagi masalah tersebut.

Arti Mobil Mengeluarkan Asap Hitam

Asap hitam yang muncul dari knalpot mobil berarti ada ketidakseimbangan rasio antara bahan bakar dengan udara. Kejadian tersebut membuat mesin tidak mampu melakukan proses pembakaran secara maksimal.

Namun, Anda tidak perlu khawatir apabila kendaraan pribadi sedang mengalami masalah itu. Mengingat bisa diatasi secara mudah dengan melakukan perbaikan sendiri atau membawa ke bengkel resmi sesuai pabrikan mobil.

Perlu diketahui bahwa tidak semua asap hitam knalpot mobil menandakan bahwa kendaraan tersebut sedang kurang sehat. Mengingat ada segelintir jenis mobil yang selalu mengeluarkan asap hitam bawaan dari pabrik.

Mobil yang sehat memerlukan perawatan ekstra, jangan sampai menyesal karena terlambat tidak melakukannya. Perawatan ekstra bisa mengecek mesin hingga bagian-bagian penting lainnya guna memastikan tidak ada kerusakan.

Apabila ada bagian mobil yang mengalami kerusakan lebih baik segera diservis atau diganti supaya kondisinya pulih kembali. Asap mobil yang hitam memang bisa terjadi kapan saja secara tidak terduga.

Berbagai penyebab dan cara mengatasi bisa Anda coba terapkan supaya kondisi mobil kembali normal seperti semula. Masalah asap hitam knalpot mobil bisa diselesaikan dengan mengecek langsung di tempat servis resmi.

Continue Reading

Trending