Sejarah
14 Pasal Perdamaian, Impian Tak Terwujud (Part 1)
Pada tahun 1918, dunia telah diguncang oleh perang besar yang seakan tidak ada akhirnya, di tahun yang sama sebuah surat kabar menuliskan Jerman meminta perdamaian sesuai dengan 14 point dari Wilson. Mungkin kamu bertanya siapakah Wilson dan bagaimana mungkin perang yang demikian besar ini bisa berakhir sesuai dengan syarat-syaratnya.
Untuk mengenalnya lebih dalam kita mungkin harus mempelajari sekilas tentang kehidupannya. Wilson adalah seorang tokoh yang pada masa mudanya pernah melihat arti dari peperangan, kemenangan, dan kekalahan. Ia pernah melihat bagaimana presiden dari konfederasi Amerika yang kalah dari perang saudara Amerika Serikat kembali ke wilayahnya sambil diborgol layaknya seperti pelaku kriminal.
Ia tumbuh dan berkembang dalam kondisi yang seperti itu, ayahnya adalah seorang pendeta sedangkan ia sendiri adalah seorang mantan pengajar dan presiden dari Princeton Univercity. Princeton Univercity, sebuah universitas yang sangat terpandang di Amerika Serikat, universitas ini banyak menghasilkan lulusan-lulusan ternama seperti Jeff Bezos dari perusahaan Amazon, Michael Porter sebagai ahli ekonomi, Michelle Obama yang merupakan istri dari Presiden Obama dan lain sebagainya.
Woodrow Wilson Sebagai Perancang 14 Pasal Perdamaian
Wilson yang kita bicarakan disini adalah Woodrow Wilson, ia adalah presiden Amerika Serikat yang ke 28. Kisah ini dimulai dengan suatu peristiwa yang dikenal sebagai telegram Zimmerman yang intinya Jerman meminta agar Meksiko berperang kembali dengan Amerika Serikat. Sayangnya, informasi ini diketahui oleh Inggris yang kemudian menunjukkannya dengan Amerika Serikat. Melihat hal itu, Amerika Serikat menyatakan perang terhadap Jerman dan mulai mempersiapkan diri.
Pada tanggal 8 Januari 1918, dihadapan seluruh kongres Amerika Serikat Wilson berjalan menuju podium dan bersiap membacakan pidatonya. Dalam pidatonya ia menceritakan bagaimana Jerman yang seringkali dianggap sebagai penjahat perang sekalipun, menunjukkan niatnya untuk mencapai perdamaian. Ia menyebut bagaimana perjanjian Brest Litovsk merupakan bukti bahwa Jerman beserta sekutunya serta Rusia telah berhasil mencapai perdamaian di front timur.
Namun bagi Woodrow Wilson, sebuah perjanjian damai yang didasarkan atas keinginan suatu pihak dengan memaksakan keinginannya terhadap pihak yang kalah hanya akan menunda konflik lainnya. Ia menyerukan kepada kongres bahwa perjanjian damai tidak dapat didasarkan pada prinsip nasionalisme suatu kalangan maupun keinginan tertentu dari suatu pihak.
Sebuah perjanjian damai katanya, hanya dapat didasarkan kepada prinsip keadilan, kebebasan dan kesetaraan pada semua pihak. Seperti yang mereka rasakan di Amerika Serikat, ia menyatakan Amerika Serikat bukan berperang untuk mengambil wilayah jajahan maupun bersaing dengan negara lainnya. Mereka hanya ingin menciptakan dunia yang lebih baik dan lebih damai sebagai tempat untuk mereka tinggali.
Perkataan demi perkataan dalam pidatonya bukanlah tanpa alasan, sebagai seorang president dari sebuah negara yang bersikap isolasionis membujuknya untuk bergabung dalam suatu perang yang dianggap urusan negara lain tentu bukanlah suatu hal yang mudah. Dengan menyatakan perang, itu artinya suatu negara harus mengalihkan sebagian besar dari anggarannya untuk kebutuhan belanja militer. Padahal anggaran tersebut dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan masyarakat lainnya seperti dengan membangun infrastruktur atau program-program kesehatan.
Namun karena insiden telegram Zimmerman, Amerika Serikat akhirnya memutuskan untuk berperang melawan Jerman. Lalu apa tujuan Amerika berperang?, menurut Wilson Amerika Serikat berperang demi memperjuangkan perdamaian dunis. Namun bagaimana caranya untuk mencapai perdamaian dunia?, menurut Wilson ada 14 syarat yang harus dipenuhi demi terciptanya dunia yang lebih damai. 14 syarat inilah yang akan dikenal sebagai 14 pasal perdamaian dari president Wilson. Dikemudian hari 14 pasal perdamaian akan menjadi dasar dari perjanjian damai yang kita kenal sebagai perjanjian Versailles. Apakah isi dari 14 pasal perdamaian itu?, simak informasinya di artikel part dua dari seri ini.
Sejarah
Sejarah Singkat Kerajaan Sriwijaya Beserta Peninggalannya
Kеrаjааn Srіwіjауа bеrmulа dаrі daerah раntаі tіmur Sumаtra. Yаng tеlаh mеnjаdі jаlur perdagangan ramai dаn bаnуаk dikunjungi раrа реdаgаng Indіа dari ѕеkіtаr аwаl tаhun mаѕеhі. Kаrеnа kеаdааn tеrѕеbut, mulаі bеrmunсulаn pusat-pusat реrdаgаngаn рulа di ѕеkіtаr ѕаnа.
Beberapa kеrаjааn kecil tеrѕеbut antara lаіn: Tulangbawang, Melayu, dаn Sriwijaya. Di antara ketiga Kеrаjааn tеrѕеbut уаng bеrhаѕіl bеrkеmbаng hingga mаѕа kеjауааnnуа аdаlаh Sriwijaya. Sebetulnya, kerajaan Mеlауu juga ѕеmраt berkembang реѕаt di Jаmbі. Nаmun bеrhаѕіl dіtаklukkаn оlеh Sriwijaya.
Letak Kеrаjааn Srіwіjауа

Lеtаk geografis kеrаjааn Sriwijaya diperkirakan tеrdараt dі Pаlеmbаng. Nаmun, ada рulа уаng bеrреndараt dі Jаmbі, bаhkаn di luаr Indоnеѕіа. Mеѕkірun bеgіtu, реndараt уаng paling bаnуаk didukung оlеh раrа ahli sejarah adalah bаhwа lоkаѕі Kеrаjааn Sriwijaya berada dі Palembang.
Ada juga уаng bеrреndараt bahwa Kеrаjааn Srіwіjауа аdаlаh kеrаjааn maritim dаn tіdаk memiliki ѕіѕtеm kеtаtаnеgаrааn уаng fоrmаl. Mereka lеbіh mеmіlіh untuk tеruѕ mеngаwаѕі kеkuаѕааnnуа di laut. Tіdаk tеrlаlu memperhatikan рuѕаt реmеrіntаhаn dі dаrаt.
Namun hіnggа saat ini hаѕіl реnеlіtіаn уаng раlіng bаnуаk mendapat dukungаn. Mеnunjukkаn bаhwа pusat Kerajaan Srіwіjауа аdаlаh dі Pаlеmbаng. Hаnуа ѕаjа, kеtіkа рuѕаt kеrаjааn tеrѕеbut mеngаlаmі kеmundurаn, рuѕаt реmеrіntаhаn Sriwijaya ріndаh ke Jаmbі.
Dаеrаh Kеkuаѕааn Srіwіjауа
Srіwіjауа bеrрuѕаt dі antara Sumаtеrа Sеlаtаn sebagian Mаlауѕіа dan ѕеbаgіаn bеѕаr pulau Jаwа. Kеtіkа Berjaya dаеrаh kеkuаѕааn Kerajaan Sriwijaya ѕаngаtlаh luаѕ. Bаhkаn mеmbеntаng dari Kаmbоjа, Thаіlаnd, Sеmеnаnjung Mаlауа, Sumatera, Jаwа, Kаlіmаtаn, dаn Sulаwеѕі.
Pеrnуаtааn di аtаѕ sesuai dеngаn pendapat Sарtіkа (2011, hlm. 33) уаng mеngаtаkаn bаhwа Srіwіjауа аdаlаh ѕаlаh ѕаtu Kеmаhаrаjааn mаrіtіm. Yаng kuаt dі Pulau Sumаtеrа dаn bаnуаk mеmbеrі pengaruh dі Nuѕаntаrа dengan daerah kеkuаѕааn membentang dаrі Kamboja, Thаіlаnd, Semenanjung Mаlауа, Sumаtеrа, Jawa, Kаlіmаntаn, dаn Sulаwеѕі.
Pеnіnggаlаn Kеrаjааn Sriwijaya
Sаlаh ѕаtu sumber sejarah Kеrаjааn Sriwijaya adalah рrаѕаѕtі-рrаѕаѕtі yang bаnуаk ditemukan di ѕеkіtаr wіlауаh Sumаtеrа bаgіаn selatan. Sеlаіn itu terdapat pula beberapa рrаѕаѕtі yang dіtеmukаn di pulau Jаwа, bаhkаn dі mancanegara. Bеrіkut аdаlаh pemaparannya.
-
Prаѕаѕtі Kеrаjааn Sriwijaya
Prasasti реnіnggаlаn Kеrаjааn Srіwіjауа dіtulіѕ mеnggunаkаn aksara palawa dаlаm bahasa Sаnѕkеrtа. Sebagian рrаѕаѕtі dіtulіѕ dalam bahasa Mеlауu Kunо. Bеbеrара prasasti peninggalan Kerajaan Sriwijaya tеrѕеbut adalah sebagai bеrіkut.
-
Prasasti Kedukan Bukit
Prasasti Kedukan Bukіt dіtеmukаn dі tepi Sungаі Tаtаng, dekat Pаlеmbаng. Prаѕаѕtі іnі berangka tаhun 605 Sаkа (683 M). Iѕіnуа аntаrа lаіn menerangkan bаhwа ѕеѕеоrаng bеrnаmа Dарuntа Hyang mеngаdаkаn perjalanan suci аtаu disebut dеngаn siddhayatra dеngаn mеnggunаkаn реrаhu
-
Prаѕаѕtі Talang Tuо
Diberi nаmа Prasasti Tаlаng Tuо kаrеnа dіtеmukаn dі sebelah bаrаt Kota Pаlеmbаng di daerah Talang Tuo. Prasasti іnі bеrаngkа tаhun 606 Saka аtаu ѕеtаrа dengan 684 masehi. Prаѕаѕtі ini bеrhuruf Pаllаwа namun bеrbаhаѕа Mеlауu Kunо.
-
Prаѕаѕtі Talang Tuo
Isinya menyebutkan mеngеnаі pembangunan sebuah tаmаn уаng disebut Srіkѕеtrа. Atas реrіntаh Dapunta Hуаng Srі Jауаgаnа, untuk kemakmuran ѕеmuа mаkhluk. Sеlаіn itu tеrdараt рulа doa dаn harapan уаng mеnunjukkаn sifat аgаmа Buddhа.
-
Prаѕаѕtі Telaga Bаtu
Prаѕаѕtі ditemukan dі kоlаm Telaga Bіru (tіdаk jauh dаrі Sаbоkіngkіng), Kota Palembang. Prаѕаѕtі іnі tіdаk bеrtаrіkh аtаu tіdаk dituliskan аngkа tahun pembuatannya. Dіреrkіrаkаn рrаѕаѕtі іnі bеrаѕаl dаrі tаhun уаng ѕаmа dеngаn рrаѕаѕtі Kota Kapur, yakni ѕеkіtаr 686 M.
-
Prasasti Telaga Bаtu (Utоmо 2010)
Iѕіnуа mеngеnаі kutukаn-kutukаn tеrhаdар siapa saja уаng mеlаkukаn kеjаhаtаn. Dan tіdаk mеngіkutі реrаturаn Kеrаjааn atau реrіntаh raja. Prasasti ini jugа memuat data-data mengenai penyusunan ketatanegaraan Kеrаjааn Srіwіjауа.
-
Prаѕаѕtі Kоtа Kарur
Prаѕаѕtі Kоtа Kарur dіtеmukаn di desa Pеnаngаn, Mеndо Barat, Pulаu Bаngkа. Bеrtаrіkh (bеrаngkа) tаhun 608 Saka (656 M). Cоеdеѕ (2014, hlm. 65) menduga bаhwа mаtеrіаl bаtu рrаѕаѕtі іnі didatangkan dari luаr, kаrеnа jenis batunya tіdаk tеrdараt di Pulau Bаngkа.
-
Prаѕаѕtі Kоtа Kарur (Kemdikbud, 2019)
Iѕі utаmаnуа аdаlаh реrmіntааn kераdа раrа Dewa untuk menjaga kesatuan Sriwijaya. Prаѕаѕtі іnі juga bеrіѕі kutukan-kutukan tеrhаdар mereka уаng bеrbuаt jаhаt, tidak tunduk kераdа rаjа аtаu tіdаk раtuh terhadap Kеrаjааn akan сеlаkа.
-
Prasasti Karang Berahi
Prаѕаѕtі Kаrаng Bеrаhі dіtеmukаn dі Dеѕа Karang Bеrаhі, Jаmbі. Prasasti іnі berangka tahun 608 ѕаkа аtаu setara dеngаn 686 mаѕеhі. Isinya kurаng lеbіh mіrір dengan Prasasti Kota Kарur dan Prаѕаѕtі Telaga Bіru, yakni kutukаn bаgі уаng tidak tunduk kepada Srіwіjауа.
-
Prаѕаѕtі Tаnjоrе (Indіа)
Prаѕаѕtі Tаnjаоrе dіtеmukаn dі India, dаlаm рrаѕаѕtі іnі dіѕеbutkаn bahwa pada tahun 1017 раѕukаnnуа menyerang kerajaan Swаrnаbhumі. Sеrаngаn іtu dіulаng kеmbаlі раdа tаhun 1025, rаjаnуа уаng bernama Sanggramawijaya Tunggаwаrmаn bеrhаѕіl ditawan оlеh pasukan Cola. Tetapi akhirnya Sаnggrаmаwіjауа dіlераѕkаn.
-
Prasasti Srіlаnkа
Sеереrtі реnаmааnnуа рrаѕаѕtі ini dіtеmukаn dі Srіnlаnkа. Dіреrkіrаkаn bеrаѕаl dari аbаd XII. Iѕіnуа menyebutkan bahwa: Suryanaraya dаrі wаngѕа Mаlауuрurа dinobatkan sebagai mаhаrаjа di Suwаrnарurа (Srіwіjауа). Pangeran Surуаnаrауаnа mеnundukkаn Manabhramana.
Sejarah
Ini Sejarah Barong Kemiren Banyuwangi, Budaya Khas Suku Osing
Barong Kemiren Banyuwangi berbeda dengan budaya yang ada di Bali baik dari iringan musik, tarian hingga bentuk barongnya. Warga suku Osing Banyuwangi memiliki budaya barong sendiri yang masih dilestarikan dan ditampilkan dalam berbagai acara penting.
Memiliki sejarah panjang yang sangat menarik diketahui tentang bagaimana sebuah tari barong bisa ada sampai sekarang.
Sejarah Barong Kemiren Banyuwangi dengan Ciri Khas Unik

Mengulik sejarah Barong di Banyuwangi sekitar tahun 1700’an Banyuwangi pernah berada dibawah kekuasaan Kerajaan Bali sehingga membuat kebudayaan Bali menyebar pesat.
Penyebaran budaya ini dibawa oleh para pejabat Kerajaan Bali yang pada saat itu banyak bekerja di Banyuwangi seperti Angklung Caruk. Karena mendapatkan penghiburan dari kebudayaan baru membuat masyarakat Banyuwangi tertarik untuk menonton dan mempelajari.
Awal munculnya Barong Ket dari Bali ternyata memiliki daya tarik tersendiri sehingga ada perubahan menjadi nuansa Jawa Blambangan. Hal ini terlihat dari mahkota yang digunakan khas Jawa dan ada tambahan berupa sayap pada bagian badan.
Adanya sayap tersebut sebenarnya sebagai gambaran pada saat itu ketika Kerajaan Bali berhasil menguasai wilayah Banyuwangi. Penampilan tarian ini pertama kali dilakukan di desa Kemiren maka tidak heran jika nama Kemiren selalu melekat pada kesenian satu ini.
Menariknya lagi banyak orang-orang dari Ponorogo yang memberikan pengaruh sehingga menampilkan kebudayaan baru. Tidak heran jika Barong Kemiren Banyuwangi memiliki perpaduan antara kebudayaan Bali dan kebudayaan Reog Ponorogo.
Filosofi Bagian Penting Pada Barong Masing-Masing Memiliki Makna
Dari cerita sejarah Barong di Banyuwangi terkait bagian-bagian yang ada memiliki makna masing-masing.
- Warna: Dari segi warna hanya boleh menggunakan warna merah, kuning, hijau, hitam dan putih yang didapatkan dari ritual satu Suro. Dilarang menambahkan warna lain atau mengurangi salah satu warna karena setiap warna memiliki makna tersendiri.
- Bagian mulut: Selalu menganga lebar dan diberikan warna hitam yang memiliki arti sifat serakah atau tidak pernah puas atas segala sesuatu meski sudah tercapai.
- Bagian mata Barong Kemiren Banyuwangi: Mata dibuat melotot bulat dan besar diberi warna merah yang berkaitan erat dengan sifat amarah dan dipenuhi emosi.
- Fisik: Terdapat sayap berwarna kuning menceritakan tentang sifat manusia yang suka akan pujian dan suka memuji.
Fisik badan menyatu dengan kepala memiliki makna dari sifat manusia yang serakah, memiliki amarah, puji dan kesucian menjadi satu kesatuan utuh. - Mahkota: Diberikan warna putih yang memiliki arti manusia lahir dalam keadaan suci dan nantinya kembali ke Tuhan juga disucikan sehingga harus selalu terikat pada Tuhan.
Jenis-Jenis Barong Terkenal di Lingkungan Masyarakat Banyuwangi
Meskipun terlihat sama ternyata Barong Kemiren Banyuwangi memiliki beberapa jenis dengan ciri khas masing-masing. Setiap jenisnya memiliki perbedaan dari jenis topeng, bentuk, ukuran, warna, jumlah orang hingga tarian yang ditampilkan.
-
Barong Kemiren
Ciri khas dari jenis satu ini yaitu topeng yang digunakan selalu warna merah namun tidak menggunakan mahkota Bali. Namun mahkota yang digunakan yaitu khas dari Jawa seperti adanya bulu warna putih dan terdapat sayap.
-
Barong Kumbo
Jenis Barong Kemiren Banyuwangi kedua yaitu Kumbo menariknya dari segi ukuran juga lebih besar atau jumbo bahkan mencapai 2,5 meter dan panjang 7 meter. Karena lebih besar maka jumlah penarinya harus lebih dari 2 orang dengan durasi tarian lebih dari 30 menit.
-
Barong Sumur
Barong satu ini memiliki ukuran lebih kecil dan hanya dimainkan oleh satu orang dengan model mirip seperti Reog. Dari segi ukuran lebih kecil dibandingkan jenis lainnya membuat penari didalamnya bisa lebih lincah bergerak.
-
Barong Rogo
Merupakan jenis Barong Kemiren di Banyuwangi dimainkan mirip seperti reog namun hanya diperlihatkan bagian kaki penari saja. Cara menarinya juga berbeda dengan jenis lainnya terutama dari segi gerak tangan, kaki juga leher mirip Reog.
Kapan Bisa Melihat Penampilan Tari Barong Osing Kemiren?
Masyarakat Banyuwangi pada umumnya bisa melihat pertunjukkan tari Barong Kemiren Banyuwangi pada waktu tertentu seperti:
- Pesta Perkawinan: Biasanya masyarakat yang memiliki hajat terutama pesta perkawinan akan menanggap kesenian satu ini. Dengan tujuan agar rumah tangga pengantin bisa mendapatkan keberkahan, keberuntungan dan bahagia.
Biasanya pengantin akan diarak menggunakan kereta kuda sementara iringan barong-barong akan berada didepannya sambil berkeliling desa. - Pertunjukkan Seni: Tarian ini dimainkan juga pada acara pertunjukkan seni yang akan digelar selama semalam suntuk dengan tiga tahapan cerita. Sangat disakralkan karena dianggap memiliki kekuatan magis sehingga menjadi daya tarik sendiri untuk ditonton.
- Bersih Desa: Kesenian ini juga akan digunakan pada acara bersih desa yang dilakukan dengan berbagai rangkaian adat masyarakat Kemiren. Acara bersih desa ini dilakukan setiap tanggah 2 Syawal atau setelah hari Raya Idul Fitri di Kemiren.
Terdapat acara yang dilakukan secara rutin setiap tahunnya bernama Idher Bumi diiringi musik gamelan berkeliling desa. Acara ini berlangsung seharian dan pada acara penutup masyarakat Kemiren akan makan bersama disepanjang jalan desa Kemiren.
Kepercayaan masyarakat Kemiren akan tradisi barong membuat kesenian satu ini terus dilestarikan dalam berbagai acara penting. Memiliki sejarah panjang membuat Barong Kemiren Banyuwangi disakralkan oleh masyarakat Banyuwangi.
Sejarah
Perang Isola Comacina, Peristiwa Penting Sejarah Danau Como
Perang Isola Comacina merupakan salah satu pertempuran yang terjadi pada tahun 1169 dan bisa dinikmati sisa-sisa sejarahnya hingga saat ini di Danau Como, Italia.
Selama Abad Pertengahan, pulau ini sangat maju yang ditandai dengan banyaknya rumah, gereja hingga disebut Cristopolis. Namun kemudian terjadi konflik politik dan militer yang menyebabkan meletusnya pertempuran, berikut sejarahnya.
Latar Belakang Perang Isola Comacina

Pertempuran yang terjadi pada tahun 1169 ini dipicu oleh beberapa sebab. Termasuk konflik dengan kota Como yang menyebabkan kekalahan kota tersebut. Berikut poin penting mengenai latar belakang penyebab meletusnya perang.
1. Aliansi dengan Milan
Perang Isola Comacina salah satunya dipicu oleh adanya aliansi dengan kota Milan. Pulau cantik ini menjadi tempat berlindung masyarakat yang simpati terhadap Milan hingga menyebabkan ketegangan dengan kota Como.
Sikap tidak netral terhadap konflik antara Milan dan Como menjadikannya sasaran serangan di kemudian hari. Hal ini dikarenakan terjadi ketidakseimbangan kekuatan pasukan antara kedua kota berseteru tersebut.
2. Perang Sepuluh Tahun
Perang sepuluh tahun antara Como dan Milan pada 1118 sampai 1127 juga menjadi salah satu faktor. Isola Comacina merupakan sekutu Milan hingga menyebabkan Como mengalami kekalahan.
Dukungan Isola Comacina terhadap Milan tentu menjadi faktor terkuat kekalahan Como. Hal ini kemudian memunculkan dendam dari pasukan Como untuk segera membalas kerugian di pihaknya.
3. Kebangkitan Como
Kebangkitan pasca kalah dari Milan pada perang sebelumnya memantik semangat untuk menyerang dan menghancurkan Isola Comacina. Pada perang Isola Comacina tahun 1169 ini, pasukan Como didukung oleh Kaisar Romawi Suci yaitu Frederick Barbarossa.
Tidak membutuhkan waktu lama, serangan demi serangan yang mendapat dukungan penuh dari Kaisar Romawi tersebut memberikan kemenangan di pihak Como. Banyak kehancuran terjadi di pulau seperti hancurnya rumah-rumah hingga gereja.
Tokoh-tokoh Penting dalam Perang Isola Comacina
Pertempuran yang mencerminkan konflik kekuasaan dan aliansi politik pada Abad Pertengahan di Italia ini melambungkan beberapa nama tokoh. Beberapa tokoh berikut ini bahkan populer hingga kini.
1. Frederick Barbarossa
Kaisar Romawi Suci Frederick Barbarossa merupakan tokoh berpengaruh pada Abad Pertengahan. Barbarossa sering terlibat dalam berbagai konflik di Italia karena memiliki misi memperkuat kekuasaannya.
Demi visi itulah Barbarossa mendukung pasukan Como untuk membalas kekalahan perang dari Milan. Namun perang yang terjadi adalah untuk menghancurkan pulau yang menjadi sekutu Milan.
2. Vidulfo
Nama Vidulfo menjadi legenda lokal yang mewarnai sejarah pulau Isola Comacina dan Danau Como selama berabad lamanya. Kutukan Uskup Como setelah penghancuran yang dilakukan menjadi sangat populer sampai sekarang.
Kutukan tersebut menyatakan bahwa tidak akan ada lonceng yang berbunyi lagi, tidak ada batu diletakkan di atas batu, dan penghuni pulau akan menghadapi kematian. Kutukan ini dipercaya selama berabad-abad lamanya.
3. Pasukan Como
Meski tidak disebutkan nama secara spesifik, namun pasukan Como merupakan legenda dalam pertempuran tersebut. Pasukan Como merupakan kekuatan utama yang melakukan invasi dengan Barbarossa dan berhasil menghancurkan benteng serta bangunan.
Peninggalan Setelah Perang Isola Comacina Usai
Pertempuran yang terjadi berabad lalu ini sering mewarnai nuansa eksotisme sejarah Danau Como. Hingga kini masih banyak peninggalan bersejarah dipertahankan dan dapat dilihat langsung saat mengunjungi Danau Como maupun pulau Isola Comacina.
- Oratorio di San Giovanni
Oratorio di San Giovanni adalah bangunan bersejarah di pulau ini yang kondisinya masih utuh. Oratorio merupakan situs paling ramai dikunjungi wisatawan yang berdiri di atas sisa-sisa bangunan Romawi. - Reruntuhan Gereja
Reruntuhan Gereja juga menjadi saksi bisu sejarah Abad Pertengahan. Salah satu Gereja populer dan namanya masih diingat sampai sekarang oleh masyarakat setempat dan dunia adalah Basilika Sant’Eufemia yang dibangun pada abad ke-11. - Rumah Seniman
Rumah bergaya rasionalis dibangun pada tahun 1939 dan hingga kini masih berdiri kokoh. Rumah-rumah Seniman dibangun oleh arsitek Pietro Lingerie untuk digunakan sebagai koloni seniman. - Situs Arkeologi Sisa Perang Isola Comacina
Salah satu situs arkeolog yang merupakan representasi sejarah panjang pulau ini adalah struktur pertahanan perang. Struktur pertahanan ini sangat kental dengan era Romawi dan Bizantium. - Festival San Giovanni
Festival atau Sagra San Giovanni merupakan perayaan populer di sekitar Danau Como. Festival ini diselenggarakan setiap tahun di pekan terakhir bulan Juni. Perayaannya sudah menjadi agenda rutin selama lebih dari 500 tahun.
Festival ini menjadi magnet wisata karena banyaknya pertunjukan diantaranya pertunjukan kembang api spektakuler. Pertunjukan ini diadakan di sekitar Isola Comacina dan biasanya diiringi musik dengan menceritakan kembali pertempuran bersejarah di pulau tersebut.
Pertunjukan lainnya adalah prosesi dan perayaan religius ke Isola Comacina menggunakan perahu. Festival San Giovanni di Ossuccio secara umum menggabungkan tradisi, seni, dan keindahan alam yang menjadi pengingat peristiwa perang Isola Comacina.
-
Slot Online6 years agoKeuntungan Bermain Slot Online Playtech di Mabukwin
-
Slot Online6 years ago8 Jenis Game Slot Terbaik Di Indonesia 2020
-
Judi Poker6 years agoMitos & Kesalahpahaman tentang Permainan Poker Online
-
Lifestyle3 years ago9 Kebiasaan Orang Jepang Bisa Bikin Kamu Sukses
-
Edukasi2 years agoPentingnya Literasi Sejak Dini untuk Masa Depan Cemerlang
-
Judi Poker6 years agoPanduan Cara Bermain Poker Online untuk Pemula
-
Sejarah6 years ago14 Pasal Perdamaian, Impian Tak Terwujud (Part 2)
-
Slot Online6 years agoAturan Dasar dan Tips Bermain Game Slot Online