Connect with us

Ekonomi

Mengenal Family Office di Indonesia yang Disiapkan Pemerintah

Published

on

Istilah tentang Family Office di Indonesia memang terdengar kurang familiar. Hal ini karena program tersebut memang baru direncanakan pemerintah dan akan segera dilaksanakan.

Tapi dengan diadakannya program ini, ada banyak pro dan kontra dari masyarakat yang telah mengetahui program satu ini. Khususnya warga Bali, cukup menentang dengan program yang akan dicanangkan oleh pemerintah ini.

Berikut ini, kami akan memperkenalkan tentang istilah Family Office yang ada di Indonesia. Setelah Anda mengetahuinya, nanti akan tahu apakah program ini perlu diterapkan atau tidak.

Pengertian Family Office yang akan Diterapkan di Indonesia

Istilah tentang Family Office di Indonesia memang terdengar kurang familiar. Hal ini karena program tersebut.

Belum lama ini, pemerintah telah telah merencanakan sebuah Family Office yang berpusat di Bali. Nanti fungsinya adalah untuk menampung dana-dana yang masuk ke negara ini.

Pemerintah mencanangkan Family Office di Indonesia ini juga tidak asal, karena ada tujuan tertentu. Tujuannya adalah untuk membawa dampak yang luar biasa pada perekonomian Indonesia. Tentu saja menuju ke arah yang lebih baik.

Dana yang fantastis harus dikelola dengan baik agar nanti bisa dipergunakan secara maksimal. Itulah mengapa, diadakan Family Office yang berpusat di Bali.

Sebelum membahas lebih jauh, Family Office sendiri adalah perusahaan yang bertugas untuk mengelola kekayaan pribadi atau keluarga, dengan kekayaan sangat tinggi. Biasanya disebut dengan HNWI dan UNHWI.

Jika Anda belum tahu High Net-Worth Individual (HNWI) itu memiliki aset likuid yang setara dengan 1 juta dolar Amerika atau lebih. Sementara Ultra High-Net-Worth Individual (UNHWI) merupakan aset likuid yang minimal memiliki kekayaan sebesar 30 juta dolar Amerika atau lebih.

Dengan adanya Family Office di Indonesia digadang-gadang mampu memberikan fasilitas pengelolaan keuangan dalam jumlah besar yang bersifat khusus atau privat. Ini berlaku untuk individu dan keluarga yang memiliki kekayaan super fantastis.

Program ini sendiri direncanakan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, yaitu Luhut Bansar Pandjaitan di awal Juni 2024. Saat ini sudah dibicarakan dengan Presiden Joko Widodo untuk meminta persetujuan.

Tujuan Diselenggarakan Family Office di Indonesia

Berdasarkan pengertian Family Office yang ada di atas, tujuan utamanya jelas bahwa program ini mengacu pada masyarakat kelas menengah atas dengan kekayaan besar.

Jadi, tujuan Family Office secara jelas adalah untuk membantu keluarga dalam merencanakan serta mengelola kekayaan dalam jumlah besar, agar bisa mendukung kebutuhan saat ini hingga lintas generasi.

Pengelolaan yang dimaksud di sini juga cukup beragam, yaitu perencanaan pajak, perencanaan warisan, hingga membantu strategi investasi agar bisa mengembangkan kekayaan.

Selain itu, tujuan adanya Family Office di Indonesia, nantinya bisa Anda jadikan sebagai media untuk membantu pengelolaan portofolio investasi keluarga. Ini termasuk investasi swasta, saham, hingga real estate.

Tujuan tersebut juga mampu melindungi kekayaan keluarga dengan metode investasi terstruktur dan diversifikasi. Adanya Family Office memang sangat membantu individu atau keluarga yang memiliki kekayaan fantastis.

Mengelola dana yang banyak, sama sekali tidak mudah. Apalagi jika Anda memiliki tujuan untuk mengembangkan kekayaan hingga ke generasi berikutnya. Selain mengelola kekayaan secara diversifikasi dan terstruktur.

Keberadaan Family Office di Indonesia juga mampu membantu sebuah keluarga untuk mencapai filantropi. Apa yang dimaksud filantropi di sini? Filantropi di sini artinya adalah mendirikan yayasan amal hingga mengelola donasi donasi amal dengan baik.

Bagi Anda yang tidak bisa mengatur gaya hidup dengan jumlah kekayaan fantastis, Family Office juga bisa membantu mengelola kekayaan dengan gaya hidup Anda. Dengan begitu, uang yang dikeluarkan tidak terlalu banyak dan sesuai porsi.

Family di Indonesia Kemungkinan Mengancam Perekonomian Bali

Meski ada banyak manfaat yang didapat dengan adanya Family Office, ternyata Bali, sebagai pusat perencanaan tersebut, banyak yang tidak setuju. Meski baru tahap pembicaraan, Luhut, Menteri Serba bisa, mengkonfirmasi bahwa Presiden Joko Widodo setuju atas usulnya ini.

Yusuf Rendy Manilet, selaku Ekonom Center of Reform on Economics Indonesia, mengatakan bahwa, rencana seperti ini sangat menantang. Dirinya juga ragu dengan indikator yang dimiliki Indonesia dalam menjalankan hal tersebut.

Menurut Yusuf, menjual beragam keuntungan dengan adanya Family Office di Indonesia, kemungkinan besar tidak menarik perhatian para Crazy Rich yang ada di Indonesia.

Lalu Nailul Huda, selaku Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies membongkar motif yang ada di balik program Family Office. Nailul mengatakan secara gamblang bahwa program ini bisa mengancam Bali di masa depan.

Jelasnya, Nailul mengatakan bahwa di masa depan nanti akan ada pengalihan tanah di Bali untuk keperluan investasi dari Family Office tersebut.

Nailul juga menambahkan bahwa kemungkinan besar, masyarakat di Bali bisa tersingkirkan karena program tersebut. Dan ia juga mewanti-wanti karena di masa depan nanti tidak tahu liberasi di Bali yang telah dibangun oleh Luhut dan Sandiaga.

Rencana ini memang belum disahkan oleh pemerintah, tapi setelah tahu dengan fakta tersebut, kemungkinan besar ada banyak kontra. Jika banyak kontranya, kemungkinan Family Office di Indonesia tidak bisa terlaksana.

Continue Reading

Ekonomi

Cara Mengelola Penghasilan UMKM Agar Bisnis Makin Berkembang

Published

on

Cara Mengelola Penghasilan UMKM Agar Bisnis Makin Berkembang

Salah satu kunci sukses dalam berbisnis adalah mengetahui bagaimana cara mengelola penghasilan UMKM. Ya, pelaku bisnis berskala mikro ini kerap mengalami kendala pada permodalan usaha sehingga mengelola penghasilan ini sangat penting.

Sebab keuntungan hasil usaha UMKM ini dapat Anda putar menjadi modal berjualan. Hanya saja, beberapa pelaku usaha UMKM kerap mengalami kendala dalam mengelola penghasilan. Untuk itu, Anda wajib tahu cara mengolah laba hingga dijadikan sebagai modal bisnis UMKM.

Pentingnya Mengetahui Tata Cara Mengelola Penghasilan UMKM

Dalam berbisnis, maka Anda wajib tahu bagaimana cara mengolah pendapatan harian, mingguan, hingga bulanan. Sebab berbisnis UMKM ini kerap mengalami kesulitan dalam permodalan.

Memang pemerintah memberikan kemudahan bagi pelaku usaha UMKM dalam pemberian skema kredit. Namun pemberian kredit usaha rakyat (KUR) memang belum menuntaskan masalah modal.

Oleh sebab itu, Anda harus bisa mengelola hasil keuntungan berjualan. Sebab laba dari berjualan ini bisa Anda putar menjadi modal. Semakin tinggi modal yang Anda keluarkan, maka keuntungan juga makin meningkat.

Maka dari itu, ada beberapa faktor penting mengapa Anda perlu mempelajari cara mengelola penghasilan UMKM. Faktor penting pertama, tujuannya untuk mengetahui berapa besar keuntungan yang didapatkan dalam hitungan hari, minggu, hingga bulan.

Sehingga Anda bisa mengkalkulasi apakah pendapatan hasil bisnis lebih besar dari modal yang dikeluarkan. Faktor penting kedua, tujuannya agar Anda bisa memisahkan antara uang pribadi dengan uang bisnis.

Sebab masih banyak pelaku usaha UMKM yang menggunakan uang bisnis sebagai pendapatan pribadi. Akibatnya, Anda tidak memiliki modal yang kuat untuk mengelola bisnis UMKM. Sehingga bisnis yang Anda kelola tidak dapat berkembang pesat.

Faktor penting ketiga, tujuannya agar Anda bisa mengukur seberapa besar risiko yang dihadapi jika bisnis UMKM semakin berkembang. Pasalnya perkembangan bisnis UMKM ini juga mengandung risiko yang semakin tinggi.

Jika tidak memiliki modal yang cukup kuat, maka bisnis yang sedang Anda bangun akan berjalan ditempat. Bila tidak segera menemukan solusi, bukan tidak mungkin usaha UMKM mengalami kemerosotan dan bangkrut.

Tata Cara Mengelola Penghasilan UMKM untuk Pengembangan Bisnis

Sebagai pelaku usaha, Anda wajib tahu bagaimana cara mengelola penghasilan UMKM agar bisnis makin berkembang pesat dan mendatangkan keuntungan besar.

Bagi Anda yang baru terjun di bidang bisnis UMKM, maka wajib tahu cara mengelola pendapatan. Sebab pendapatan yang dihasilkan dari bisnis UMKM ini bisa menjadi modal “darurat” agar semakin berkembang.

Oleh karena itu, ini dia tata cara mengelola penghasilan UMKM dalam perkembangan bisnis. Di antaranya adalah sebagai berikut ini :

1. Memiliki Rekening Khusus Bisnis

Cara pertama, Anda bisa membuka rekening khusus bisnis UMKM. Tujuannya tentu untuk memisahkan antara uang pribadi dengan bisnis. Sehingga rekening tersebut hanya menerima hasil keuntungan bisnis UMKM. Rata-rata, rekening khusus bisnis UMKM ini tersambung dengan beberapa aplikasi marketplace hingga Qris bank.

2. Membayar Semua Tagihan Tepat Waktu

Cara kedua, Anda wajib membayar tagihan-tagihan untuk keperluan bisnis UMKM secara tepat waktu. Ya, cara ini cocok bagi Anda yang telah mengajukan kredit untuk mendapat modal tambahan. Dengan membayar tagihan tepat waktu, maka Anda terhindari dari bunga yang dibebankan karena terlambat pembayaran cicilan.

3. Mengaudit Pendapatan

Cara ketiga, pelaku usaha UMKM juga dapat melakukan audit pendapatan. Tujuannya untuk mengetahui berapa besar pemasukan dan pengeluaran harian, mingguan, dan bulanan.

Jika terdapat laba atau keuntungan, maka bisa Anda gunakan sebagai tambahan modal untuk memperluas jaringan usaha UMKM.

4. Menghitung Pajak dalam Mengelola Bisnis UMKM

Cara keempat, Anda wajib menghitung besaran pajak yang diberlakukan oleh Negara terhadap bisnis UMKM. Sebab pajak yang berlaku wajib Anda bayarkan sesuai dengan peraturan Negara. Sehingga hasil laba harus Anda kurangi untuk membayar pajak.

Tips Mengelola Penghasilan UMKM dalam Mengembangkan Bisnis

Bagi pelaku bisnis UMKM, maka perlu juga mengetahui beberapa tips dalam mengelola hasil laba. Sehingga hasil laba yang Anda peroleh ini bisa dijadikan sebagai modal tambahan agar bisnis UMKM semakin berkembang pesat.

Tips pertama, Anda wajib memiliki perencanaan pendapatan dalam skala harian, mingguan, hingga bulanan. Silahkan targetkan pendapatan agar total laba berhasil Anda dapatkan. Sehingga Anda bisa mendapatkan keuntungan sesuai harapan.

Tips kedua, Anda perlu mempekerjakan karyawan yang mahir dalam bidang pembukuan akuntansi. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui rincian pemasukan dan pengeluaran usaha UMKM.

Kemudian, Anda bisa menerapkan cara mengelola penghasilan UMKM dalam pengembangan bisnis. Tips ketiga, usahakan untuk meminimalisir hutang dalam mengelola bisnis UMKM.

Sebab terlalu banyak hutang untuk modal juga menyebabkan risiko gulung tikar. Usahakan hutang bisnis UMKM sekitar 30% dari modal yang Anda miliki. Jangan lupa untuk membayar cicilan tepat waktu guna mengurangi risiko denda yang menyebabkan pengeluaran bertambah.

Sebagai pelaku bisnis UMKM, maka Anda wajib tahu bagaimana mengelola hasil laba untuk perkembangan bisnis. Sebab masih banyak orang yang bingung bagaimana mengelola keuntungan tersebut. Maka dari itu, Anda wajib tahu cara mengelola penghasilan UMKM agar bisnis makin berkembang pesat.

Continue Reading

Ekonomi

Istilah Tentang Swiftonomics Berhasil Memajukan Perekonomian

Published

on

dampak positif dari konser taylor swift bagi suatu negara

Anda perlu tahu bahwa ada istilah tentang Swiftonomics yang melanda dunia hingga mampu memajukan perekonomian negara tersebut. Hanya dari konser, perekonomian bisa menguat. Istilah tersebut datang dari penyanyi mega bintang bernama Taylor Swift asal Amerika Serikat.

Wanita berumur 34 tahun tersebut telah menggelar konser tur dunianya yang bertajuk The Eras Tours. Setiap kota atau negara yang dikunjungi oleh Taylor Swift untuk konser, pasti ramai dan padat. Hingga munculah istilah tentang Swiftonomics yang ternyata efek perekonomian di negara dikunjungi semakin baik.

Istilah Tentang Swiftonomics yang Melanda Dunia

mengenal istilah swiftonomics

Kepopuleran Taylor Swift sebagai seorang musisi memang sudah tidak diragukan lagi. Setiap rilis lagu, album fisik dan digitalnya selalu laris disebut penggemar. Sejak tahun 2023, Taylor Swift memang mengadakan konser yang bertajuk The Eras Tour dan diadakan di berbagai kota serta negara.

Bagi yang belum tahu, istilah Swiftonomics adalah sebutan untuk mendeskripsikan dampak pertumbuhan ekonomi suatu negara yang disambangi tur konser dunia Taylor Swift. Ternyata, adanya konser sang penyanyi tersebut, berdampak besar bagi perekonomian negara yang mengadakannya. Ekonomi dari negara yang mengadakan konser Taylor Swift menjadi kuat dalam waktu cepat.

Mengetahui fakta tersebut, banyak negara yang memburu Taylor Swift untuk konser di negaranya hingga muncul istilah Swiftonomics. Tercatat, sepanjang tahun 2023, Taylor Swift telah konser sebanyak 53 kali di 17 negara bagian Amerika dan berhasil mengumpulkan 2,6 juta penonton. Hal ini menyebabkan perputaran uang mencapai Rp 71,86 triliun. Berlanjut di tahun 2024 Australia yang konsernya diadakan selama 7 hari, berhasil mengumpulkan 618 penonton.

Hal tersebut memberikan efek perputaran uang sebanyak Rp 12,18 triliun. Masih berada di bulan Februari 2024, Swiftonomics muncul juga di Jepang yang mengadakan konser Taylor Swift selama 4 hari dengan total penontonnya mencapai 220 ribu orang dan mendapatkan keuntungan Rp 3,58 triliun. Masih banyak negara lain yang juga mendapatkan keuntungan Swiftonomics di antaranya ada Brazil, Meksiko, hingga Argentina.

Alasan Konser Taylor Swift Memperkuat Perekonomian Suatu Negara

Dengan munculnya istilah tentang Swiftonomics, mungkin banyak orang bertanya, kenapa konser Taylor Swift bisa sekuat itu? Bahkan dianggap telah menyelamatkan perekonomian negara asalnya, yaitu Amerika Serikat. Efek dari Swiftonomics membuat banyak negara memperebutkan sang artis untuk tampil di negara.

Sejak awal tour, yaitu Juni 2023, memang sudah mendapatkan perhatian dari berbagai negara. Tidak Heran jika penyanyi 34 tahun itu mendapat penobatan sebagai Person of The Year 2023 oleh majalah Time. Jadi, ada beberapa alasan kenapa konser Taylor Swift bisa memberikan efek kuat pada perekonomian, yaitu :

  • Pertama, karena sebagian besar remaja di dunia sangat mengidolakan Taylor Swift yang sering disebut dengan swifties. Para remaja menganggap, setiap lagu dari Taylor Swidt sangat mewakili isi hatinya. Tidak hanya remaja perempuan, laki-laki juga menyukainya. Remaja-remaja tersebut akan berusaha semampunya agar bisa menonton konser meski harus ke luar negeri.
  • Kedua, Taylor Swift sekarang memegang kendali atas lagu-lagu yang dinyanyikannya dengan merekam ulang.
  • Ketiga, fenomena ekonomi yang nyata hingga muncul istilah tentang Swiftonomics. Polistar bahkan telah memberikan data bahwa The Eras Tour telah meraup keuntungan 1 miliar USD dengan hanya 60 kali pertunjukkan.

Konser Taylor Swift yang akan terus berlangsung, sang artis bahkan bisa menghasilkan uang lebih banyak dari Produk Domestik Bruto dari beberapa negara. Itulah mengapa efek perekonomiannya sangat berpengaruh.

Singapura Telah Merasakan Efek Swiftonomics 

Taylor Swift memang tidak menjadwalkan konser tur dunianya ke Asia Tenggara. Tapi Singapura berhasil mengundang sang musisi asal Amerika Serikat itu untuk melakukan konser di sana. Tercatat pada Maret 2024, Taylor Swift mengadakan konser di Singapura selama 6 hari dan berhasil menghadirkan total penonton sebanyak 360 ribu orang.

Konser tersebut juga berhasil mengundang beberapa penggemar dari berbagai negara, termasuk Indonesia untuk datang ke Singapura. Karena hal tersebut, istilah tentang Swiftonomics juga turut dirasakan negara Singapura karena berhasil meraup PDB hingga Rp 3.31 triliun tentu itu angka yang cukup fantastik.

Bahkan pada bulan Februari 2024 yang lalu, Menteri Pariwisata dan Rkonomi Kreatif, yaitu Sandiaga Uno mengatakan bahwa Indonesia juga butuh Taylor Swift dalam pariwisatanya. Seperti halnya Singapura yang sangat diuntungkan atas kedatangan Taylor Swit, Indonesia memang perlu melakukan hal yang sama Kedatangan penyanyi asal Amerika Serikat di Singapura memang mampu meningkatkan pendapatan PDB, sebab mampu memberikan efek multiplier pada segala bidang.

Dengan adanya konser Taylor Swift, perbangan dari berbagai negara menuju ke Singapura sangat meningkat, hingga industri pariwisatanya menguat. Kekuatan sang penyanyi asal Amerika Serikat ini memang tidak bisa diabaikan. Di tengah kesulitan ekonomi di beberapa negara, istilah tentang Swiftonomics muncul berkat disambangi tur konser Taylor Swift.

Continue Reading

Ekonomi

Mengenal Pembayaran Non Tunai, Jenis dan Manfaatnya

Published

on

Kini semua orang sudah tidak asing lagi dengan pembayaran non tunai, dan bahkan lebih memilihnya dari pada tunai. Alasannya tidak lain karena bisa lebih hemat karena tidak harus mengambil uang dari ATM. Senada dengan itu Bank Indonesia juga mencatat bahwa ada kenaikan signifikan pada transaksi cashless jaman sekarang.

Bahkan naik sampai puluhan kali lipat dari pada tahun awal kemunculannya. Ini semakin menjamur tidak hanya pada daerah ibu kota saja, melainkan pada daerah-daerah lainnya juga. Terlebih sekarang ada banyak alat pembayaran pilihan seperti e-money, e-wallet, dan lain lain.

Mengenal Seputar Pembayaran Non Tunai

Lebih dahulu sebelum masuk lebih dalam pada pembahasan, ada baiknya untuk mengetahui apa pengertian dari pembayaran tersebut. Intinya ini adalah kebalikan dari tunai yang biasanya menggunakan uang kartal.

Tidak lagi menggunakan uang kartal melainkan menggunakan instrumen khusus seperti kartu, cek, bilyet giro, nota debit, atau uang elektronik yang semakin merebak sekarang. Tentunya ini akan memudahkan Anda. Sebab tidak ada lagi kasus kehilangan uang kartal dalam jumlah banyak, bila hilang tentu akan susah untuk dibobol.

Karena dengan mudahnya Anda bisa memblokirnya hanya dengan tap-tap jari. Jika berhasil ditemukan orang tidak akan mungkin juga bisa digunakan, kecuali e-money yang bebas untuk digunakan tanpa perlu password. Jadi, sebaiknya pikirkan matang-matang dalam mengisi nominalnya.

Jenis-jenis Alat Pembayaran Non Tunai

Supaya lebih mudah Kami akan menyebutnya dengan sebutan cashless atau tidak langsung gunakan uang kartal. Di sini Anda bisa menemukan tiga kategori pilihan padanya, mulai dari kertas, kartu, dan elektronik. Ketiganya menjadi bagian dari evolusi pembayaran yang didorong oleh inovasi teknologi serta model bisnis sekarang. Ada tiga kategori alat pembayaran non tunai yang bisa Anda pakai antara lain.

1. Berbasis kertas

Mungkin terdengar sangat tidak masuk akal tapi sebenarnya cashless dengan kertas itu ada, seperti pada Cek, Giro, dan Nota Debit, lebih lanjut ini penjelasan singkat mengenainya.

  • Cek, merupakan alat bayar tanpa tunai dengan basis kertas dalam bentuk surat perintah pencairan dana. Jumlah penarikan sesuai dengan nama dan petunjuk padanya, dan bank akan melakukan pencairan sesuai dengan petunjuknya.
  • Pembayaran Non Tunai Giro, sama-sama bentuk perintah kepada bank di mana Giro itu tidak dapat digunakan mencairkan dana. Melainkan hanya sebagai bentuk pindah buku dana dari rekening A ke rekening B.
  • Nota Debit dan Kredit, penagihan utang kepada suatu nasabah melalui kliring dengan nominal serta durasi tertentu. Jika ingin gunakannya maka Anda harus berhutang dahulu sebelum penerbitan dilakukan. Sebaliknya untuk kredit berlaku kebalikannya.

2. Berbasis kartu

Pembayaran non tunai selanjutnya adalah berbasis kartu, di mana ada kartu kredit serta debit. Untuk mekanismenya kebalikan antara satu sama lainnya, jadi sudah jelas jika Anda memahami konsepnya.

Jika belum ketika melakukan pembayaran kartu kredit akan menggunakan mekanisme utang, sementara pada debit akan menggunakan mekanisme pengurangan nominal tabungan. Tentunya keduanya sudah lazim Anda pergunakan bukan.

3. E-Money

Terakhir dan paling baru ada elektronik money atau uang digital, konsepnya sama saja dengan prabayar pada saat membeli pulsa atau kuota data. Namun, nasabah dapat menyesuaikan nominal pengisian sesuai kebutuhan. Tentu ini akan menjadi pilihan paling praktis di masa sekarang, bahkan bisa dibagi-bagi untuk keperluan belanja, ngegrab, dan lain lain.

Tidak ada lagi masalah repot ketika kurang kembalian dan sebagainya. Semua bisa Anda beli dengan pas menggunakan e-money, namun ada dua garis besar kategori lagi yang dibagi. Berbasis kartu dan juga server, untuk kartu seperti e-money umumnya sedangkan server seperti QRIS.

Beragam Manfaat Pembayaran Non Tunai

Tentunya ketika Anda menggunakan pilihan ini, ada jaminan efektivitas, efisiensi, dan keamanan dalam melakukan transaksi. Tidak ayal banyak orang mulai memilihnya untuk sebagai pilihan utama, namun sebenarnya ada manfaat lainnya

Manfaat tersebut tentu akan menjadi nilai lebih untuk Anda yang menggunakannya. Bukan hanya praktis semata tapi lebih dari itu. Kami akan coba berikan semuanya agar Anda mendapatkan informasi lebih lanjutnya.

  • Transaksi tanpa perlu kawatir untuk membayar

    Bisa melakukan transaksi dari mana saja dan kapan saja melalui pembayaran non tunai, bahkan untuk membayar berbagai tagihan bisa Anda lakukan dengan tap tap ponsel saja. Semua jadi makin mudah ketika e-wallet semakin sempurna sediakan e-commerce juga.

  • Pengeluaran jadi makin teratur

    Ketika menggunakan e-money pengeluaran bisa menjadi lebih teratur, mengisi sesuai kebutuhan akan menjadi pilihan bagus untuk Anda. Tentunya semua pengeluaran juga dapat dicatat secara sempurna pada history.

  • Tidak perlu lagi dompet tebal

    Jika ingin pergi keluar dengan aman serta praktis, tidak perlu lagi dompet tebal. Cukup memasukkannya ke dalam ponsel atau bahkan kunci mobil. Tentu sudah bisa membawa uang banyak dan pastinya aman, risiko kriminal juga makin diperkecil melaluinya.

Jadi, untuk sekarang memang pilihan terbaik di tengah jaman serba modern adalah memakainya. Pembayaran non tunai jenis apapun sangat-sangat memudahkan terutama e-money serta wallet tersebut.

Continue Reading

Trending